Penciptaseni rupa murni merupakan kerguatan berkarya seperti : seni lukis, seni patung, seni grafis, seni serat, dan lain-lain. 1.Aspek Konseptual a. Penemuan Sumber Inspirasi Titik tolak penciptaan karya seni rupa murni adalah penemuan gagasan. Sumbernya ; 1) berasal dari realitas internal 2) berasal dari realitas eksternal b. Penetapan karyaseni sesuai tema anak usia dini. Hasil dari pelatihan ini berupa; a) tatarias tari; c) , karya seni musik berupa jenis-jenis lagu yang berhubunan dengan anak usia dini berdasarkan tema-tema pengembangan di TK. Kata Kunci: Teknik berkarya seni, Pengembanagan Keprofesian Berkelanjutan ABSTRACT Kindergarten teachers in Malang generally Penentuanjudul sesuai deskripsi arsip; Kunci jawabannya adalah: A. Mengidentifikasi keberadaan arsip berdasar daftar arsip. Dilansir dari Encyclopedia Britannica, langkah-langkah pengolahan informasi tematik setelah penentuan tema adalah mengidentifikasi keberadaan arsip berdasar daftar arsip. Vay Tiền Nhanh Chỉ Cần Cmnd. Musik kreasi adalah salah satu produk seni yang bisa jadi agak sulit untuk membayangkan proses penciptaannya. Apalagi jika kita tidak pernah mencoba membuat suatu karya seni musik. Membayangkan proses penciptaannya saja boleh dibilang kita tidak bisa. Hal itu berbeda jauh dengan seni rupa yang meskipun membutuhkan keterampilan, setidaknya kita semua tahu bahwa apa yang harus dilakukan agar mampu menciptakan gambar yang indah adalah dengan mencoba menggambarnya menggunakan pensil dan kertas. Sementara itu, proses kreasi musik terhitung sangat abstrak. Bagaimana jika kita ingin mencoba menciptakan lagu yang indah? Apakah berlatih menyanyi membuat kita mampu menciptakan lagu yang baik pula? Apakah dengan menguasai teknik bermain suatu alat musik kita dapat menciptakan musik yang indah? Jawabannya tentu tidak. Proses penciptaan musik kreasi sangatlah abstrak dan sulit untuk dipahami secara konkret. Namun, sejatinya, musik kreasi merupakan fenomena seni yang disadari ataupun tidak, merupakan hal yang mengandung nilai estetis karena telah mendapatkan sentuhan manusia. Pada dasarnya, setiap benda alam yang tercipta dapat disentuh atau dimodifikasi oleh manusia untuk digayakan menjadi sesuatu yang unik dan baru sehingga mengandung makna yang bernilai. Hal ini tentunya akan membuat kita lebih menyadari bahwa musik sendiri juga sebetulnya berasal dari alam. Oleh sebab itu, setiap karya seni budaya akan memiliki nilai estetis dan fungsi tertentu sesuai dengan tujuannya, menunjukkan maksud dan mengandung gagasan atau ide dari penciptanya. Sehingga apa yang kita lakukan untuk menciptakan suatu musik kreasi sebetulnya adalah dengan memiliki gagasan dan ide yang ingin diproses menjadi suatu karya seni. Melly Goeslaw seorang maestro lagu pop Indonesia tidak memiliki kemampuan memainkan instrumen musik sama sekali, namun ia telah menciptakan banyak lagu indah yang menjadi hits di negeri ini. Apa yang ia miliki adalah ide dan gagasan luar biasa dalam menciptakan karya. Itulah kunci membuat musik kreasi. Namun demikian memiliki kemampuan memainkan alat musik tentunya akan sangat membantu proses ini. Seseorang yang memiliki kemampuan menggambar mungkin kelihatannya akan mampu menjadi seorang seniman. Padahal belum tentu, mengapa? Karena saat menciptakan karya seni lagi-lagi ide dan gagasan serta keunikan manusialah yang menjadi utama. Mampu memainkan gitar belum tentu mampu menulis karya musik yang apik. Keilmuan seni-lah yang akan membimbing kita mampu menciptakan karya seni yang baik pula. Oleh karena itu, salah satu keilmuan yang dapat kita pelajar agar dapat menciptakan atau setidaknya memahami musik kreasi lebih jauh adalah dengan mempelajari konsep seni musik kreasi. Kita dapat memulainya dengan pengertian dari musik kreasi sendiri yang akan dibahas pada pemaparan di bawah ini. Pengertian Musik Kreasi Musik adalah suatu hasil karya seni melalui media bunyi atau suara dalam bentuk lagu atau komposisi musik yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penciptanya melalui unsur-unsur musik Tim Kemdikbud, 2018, hlm. 82. Unsur musik terdiri dari irama, melodi, harmoni, bentuk/struktur, dan ekspresi sebagai satu kesatuan yang utuh. Lalu apa itu musik kreasi? Secara garis besar, jenis karya seni musik dapat dibedakan menjadi dua kelompok, baik yang tumbuh dan berkembang di tingkat internasional, nasional maupun lokal/daerah. Musik vokal tentunya adalah musik yang fokus penciptaannya melalui lagu yang memiliki lirik dan diiringi musik. Musik instrumen adalah jenis seni musik yang hanya melibatkan instrumen musik tanpa vokal suara manusia. Sementara itu, musik internasional, nasional, dan daerah memiliki tingkat varian yang tinggi. Bisa jadi musik tersebut memiliki lirik, bisa jadi instrumental pula. Intinya, musik ini sangat bervariasi karena dikreasikan lintas gaya, jenis, instrumen, dsb. Secara konseptual, kreasi adalah ciptaan atau penciptaan dan hasil daya cipta. Kreasi musik merupakan penciptaan karya musik. Persoalan yang muncul di dalam gaya-gaya kreasi musik dan musik kreasi baru biasanya disebut dengan musik kontemporer. Genre musik kreasi baru ini membawa sesuatu yang baru, tetapi berdasarkan standar-standar bentuk musik yang tradisional. Dapat disimpulkan bahwa Pengertian tari kreasi adalah jenis musik yang dikreasikan sedemikian rupa baik dari jenis genre, penggunaan instrumen, gaya modern, kontemporer, maupun tradisional yang dikembangkan untuk membuat karya seni musik baru yang unik. Bukan musik orkestra yang merupakan musik instrumental, atau bukan gamelan karena belum tentu mengusung gaya tradisional. Contoh musik kreasi dapat berupa musik yang dikreasikan sedemikian rupa meliputi lagu pop, musik eksperimental band indie, musik kreasi dari lagu dan musik tradisional yang dimodifikasi, dsb. Jenis dan Teknik Musik Kreasi Jenis seni musik kreasi apakah yang ada pada setiap kelompok masyarakat? Apakah jenis dan teknik musik kreasi yang dipertunjukkan di lingkungan kamu dikenal dan dapat dipahami dengan baik? Apabila kamu tidak memahami musik yang dikreasikan oleh sekelompok orang, maka dapatkah kamu mengapresiasinya? Apakah musisinya dari latar budaya yang berbeda? Apakah musik merupakan bahasa yang universal? Musik kreasi merupakan modifikasi atau diciptakan berdasarkan inspirasi dan gaya teknis dari musik-musik yang telah ada sebelumnya. Oleh karena itu, kita juga dapat membagi tari kreasi secara umum menjadi beberapa jenis, yakni musik tradisional, musik klasik, musik modern, dan musik kontemporer. 1. Musik Tradisional Musik tradisional adalah musik yang dipengaruhi oleh adat, tradisi dan budaya masyarakat tertentu. Pada umumnya, musik tradisi baik vokal maupun instrumen menjadi milik bersama, karena musik tradisi banyak yang tidak diketahui penciptanya dan tahun tercipta. Gaya musik tradisional dengan kesederhanaannya merupakan warisan seni budaya leluhur yang memiliki nilai luhur, diakui keberadaannya karena mampu mengadaptasi lingkungan tempat karya musik itu hidup dan berkembang. 2. Musik Klasik Musik klasik lahir dari masa sekitar akhir abad ke-18, semasa hidup komponis Haydn dan Mozart. Musik klasik yang pembuatan dan penyajiannya memakai bentuk, sifat, dan gaya dari musik yang berasal dari masa lalu. Musik klasik adalah musik kuno. Soeharto, 1995, hlm. 63 dalam Tim Kemdikbud, 2018, hlm. 61 musik klasik hidup dan berkembang di lingkungan kaum bangsawan, di lingkungan istana atau keraton. Karya musik klasik memiliki sifat yang mempertahankan nilai-nilai dan norma yang sangat kuat. 3. Musik Modern Musik modern dikenal dengan sebutan musik kreasi baru. Musik ini bersumber dari musik tradisional dan musik klasik, yang dikemas dari hasil sebuah proses kreasi dari bentuk aslinya, biasanya kreasi musik ini mencerminkan sikap dinamis yang menjadi tuntunan masyarakat. Musik modern secara prinsip mampu memberi nuansa baru meskipun materinya lama. 4. Musik Kontemporer Musik kontemporer adalah musik baru di Indonesia yang tidak berkaitan dengan tradisi sama sekali. Kriteria dari kontemporer adalah ketidakbiasaan atau suatu bayangan “kebebasan sepenuhnya”. Kontemporer dianggap sebagai salah satu gaya tertentu, yang diartikan sebagai suatu sikap menggarap di ujung perkembangan seni yang digeluti. Dieter Mack, 2001, hlm. 35. Ide garapan musik kontemporer bisa dicapai dengan berbagai teknik dalam berkarya komposisi musik yang terdapat pada setiap etnik dengan cara mengembangkan dan berkolaborasi keunikankeunikan, teknik memainkan instrumen selain teknik dalam memanfaatkan unsur-unsur keunikan musikal dan budaya musiknya Kholid, 2015, hlm. 67, dalam Tim Kemdikbud, 2018, hlm. 63. Ada tiga kategori yang tersirat dalam tehnik berkreasi musik kontemporer, yaitu Menggarap musik dalam suatu gaya tradisional, mengaransir baru suatu karya musik tradisional, Menggarap kreasi musik baru bersifat kekinian. Kriteria musik kontemporer adalah ketidakbiasaan atau suatu bayangan kebebasan sepenuhnya Tim Kemdikbud, 2018, hlm. 63. Prosedur Musik Kreasi Setelah berbagai pemaparan di atas, rasanya sudah cukup jelas konsepsi umum dari musik kreasi. Selanjutnya, ketika kita akan membuat sebuah karya musik kreasi, menurut Tim Kemdikbud 2018, hlm. 65 ada beberapa prosedur ataupun langkah-langkah dasar yang harus diperhatihan oleh komposer pencipta musik kreasi yakni sebagai berikut. Proses berkreasi dalam penciptaan suatu karya musik, yang terpenting harus diawali dari minat dan keinginan kuat untuk membuat suatu karya. Menstimulus diri untuk dapat memunculkan ide dan gagasan dalam berkreasi dan mendapatkan masalah yang akan digarap. Maksud dari ungkapan ini supaya kita dalam membuat karya tersebut memahami maksud dan tujuan membuat karya musik kreasi tersebut, kemudian strategi dan teknik apa yang harus dipilih untuk merealisasikan ide yang didapat. Langkah berikutnya adalah kegiatan berkreasi musik yang menjadikan pilihan komposer yang perlu dilakukan. Fungsi Musik Kreasi Selain memulai dari inspirasi diri sendiri, kita juga dapat menciptakan musik kreasi berdasarkan fungsinya. Sesuatu yang telah memiliki tujuan perlu dibuat agar fungsinya sesuai dengan tujuan tersebut. Oleh karena itu, berbagai hal yang harus kita lakukan dalam menciptakan musik kreasi pun akan lebih jelas. Lalu apa saja fungsi musik? Menurut tim kemdikbud 2018, hlm. 67 fungsi musik adalah sebagai berikut. 1. Sarana Upacara Musik dapat dijadikan media untuk mendukung kegiatan upacara seperti berikut. Upacara Panen Padi Upacara Seren Taun di Jawa Barat, menggunakan musik angklung. Upacara Merapu di Sumba, menggunakan bunyi-bunyian untuk memanggil dan menggiring kepergian roh ke pantai merapu alam kubur. Upacara dalam Talqin Mayit di daerah Blubur Limbangan, Garut Jawa Barat, menggunakan nyanyian/tembang lagu-lagu Cigawiran. Upacara Sekatenan di Cirebon Jawa Barat, menggunakan musik gamelan sebagai pendukung, pengiring kegiatan mencuci barangbarang pusaka yang dianggap memiliki keramat oleh masyarakat pendukungnya. Upacara Mapag Dewi Sri, di Sumedang Jawa Barat, menggunakan musik Tarawangsa. 2. Sarana Pertunjukan Pada umumnya berbagai macam kegiatan pertunjukan seni yang kita kenal, tersaji dengan iringan musik berikut. Musik sebagai seni pertunjukan mandiri. Musik berfungsi sebagai pengiring gerak-gerak tari dan drama yang dipertunjukan. Musik sebagai ilustrasi tarian. Musik sebagai ilustrasi cerita, lakon. Musik sebagai stimulus untuk menari. Musik sebagai pengiring pertunjukan wayang. Musik sebagai latar dalam pertunjukan drama, sinetron, film, ludruk, sandiwara, lenong, gending karesmen, arja, ketoprak, dan lain-lain. 3. Media Komunikasi Musik sejak dulu telah difungsikan manusia sebagai media komunikasi, misalnya seperti berikut. Di suatu daerah jika orang mendengar bunyi kentongan menandakan bahwa ada suatu kejadian untuk memberitahukan pada penduduk. Bunyi bedug, bagi orang muslim sudah merupakan ciri khas sebagai penanda tibanya waktu sholat. 4. Media Pendidikan dan Penerangan Media pendidikan dan penerangan sering kita temukan pada kegiatan berikut. Lagu-lagu dalam iklan layanan masyarakat. Musik dan lagu yang bernapaskan agama, sebagai penerang kehidupan. Musik sebagai wahana pemahaman, penerapan, dan menyosialisasikan nilai-nilai religius, nilai estetis, serta nilai sosial masyarakat. 5. Media Hiburan Media hiburan dapat ditemukan dalam musik berikut. Pelepas lelah. Sajian permainan, seperti dalam mendukung kegiatan anak-anak. Mencari kesenangan lahir dan batin. 6. Komoditi dan Media Ekspresi Komoditi dan media ekspresi diberlakukan pada saat-saat berikut. Ajang bisnis Mengekspresikan/mengungkapkan perasaan, ide, dan gagasannya melalui media seni musik, baik musik vokal instrumen ataupun campuran. Berkreasi dan berolah musik. Jenis-Jenis Lagu berdasarkan Fungsinya Berdasarkan fungsi di atas, muncul pula berbagai lagu yang fungsinya dibuat berdasarkan tujuannya. Mudahnya, untuk melihat musik fungsional dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat menjumpai istilah-istilah seperti adanya karya seni vokal dalam bentuk lagu perjuangan, lagu upacara, lagu kependidikan, lagu keagamaan, dan lagu-lagu lain yang bertema dan tercipta sesuai konteks kebutuhannya. Lagu perjuangan adalah karya seni musik dalam bentuk lagu yang berfungsi untuk mengobarkan semangat berjuang atau lagu yang menggambarkan kepahlawanan, artinya pada lagu ini bukanlah musik yang menjadi tujuan utama, melainkan berkobarnya semangat perjuangan itu sendiri, dan musik berfungsi sebagai pendukung utama. Lagu pendidikan berarti lagu yang diciptakan sebagai sarana atau media pendidikan baik untuk kebutuhan pendidikan dalam pembelajaran di sekolah maupun di luar sekolah. Lagu keagamaan merupakan lagu yang merupakan media bagi kepentingan hidup beragama, lagu atau musik tersebut diciptakan bisa untuk Da’wah atau untuk memenuhi kebutuhan sebagai alat pemujaan, bahkan lagu itu pun bisa berupa pupujian atau nadoman bagi umat Islam. Lagu hiburan berarti lagu yang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan dalam mencari kesenangan, yaitu menghibur atau sebagai pelepas lelah setelah melakukan aktivitas. Lagu atau musik upacara adalah buah karya seni musik yang dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan ritual atau musik yang diciptakan sebagai media upacara, yang menjadi tujuan pokok yang terpenting adalah kehidmatan dan kekhusuan dalam melakukan kegiatan upacara Tim Kemdikbud, 2017, hlm. 75. Referensi Mack, Dieter. 2001. Pendidikan musik antara harapan dan realitas. Bandung University Press IKIP Bandung. Tim Kemdikbud. 2018. Seni Budaya XII. Jakarta Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. 301 Seni Budaya C. Prosedur Pertunjukan Musik Setelah teknik pertunjukan, aspek lain yang perlu kamu pahami adalah prosedur pertunjukan. Prosedur dapat dipandang sebagai cara-cara tertentu untuk menyempurnakan suatu tindakan. Dalam hal ini, tindakan yang dimaksud adalah pertunjukan. Oleh karena itu prosedur pertunjukan dapat diartikan sebagai cara-cara tertentu untuk menyempurnakan pertunjukan. Hal-hal apa saja yang dapat menyempurnakan suatu pertunjukan? Untuk membuat suatu pertunjukan yang baik maka kamu harus menentukan bentuk kolaborasi seni dengan tema yang jelas. Kira- kira 3 – 6 bulan sebelum pertunjukan. Setelah tema yang jelas telah disepakati maka tindakan selanjutnya adalah menyeleksi permainan musik atau lagu-lagu dan instrumen yang akan digunakan dalam pertunjukan. Kemukakan rencana kamu kepada guru yang akan meneruskan rencana tersebut ke Kepala Sekolah. Kalau memungkinkan, guru bisa meminta pihak sekolah untuk menyediakan pelatih, baik untuk pemain musik, penari, maupun pemeran lakon. Tahap selanjutnya adalah membuat jadwal latihan. Hal pertama yang dilakukan dalam jadwal latihan adalah melatih permainan musik dengan menggunakan instrumen-instrumen yang sudah ditentukan, latihan gerakan dengan musik, dan latihan memerankan lakon yang sesuai dengan peran yang akan dimainkan. Setelah permainan musik, gerakan, dan memerankan lakon sudah dianggap cukup baik maka jadwal selanjutnya adalah menggabungkan seluruh unsur itu dalam suatu kesatuan atau kolaborasi seni. Tahap selanjutnya adalah merancang kostum dan properti yang akan digunakan oleh seluruh kelompok pemain. Kostum tersebut sebaiknya disesuaikan dengan tema pertunjukan. Perhatikan gambar berikut Di unduh dari 302 Kelas X SMA MA SMK MAK Tema Pertunjukan Pemain Kostum Properi Musik Penari Pemeran Lakon Kira-kira dua bulan sebelum pelaksanaan pertunjukan, kamu sebaiknya mulai membuat keputusan tentang latar dan properti panggung yang sesuai dengan tema yang telah ditentukan. Setelah disepakati, mulailah membuat latar dan properti panggung. Apabila latar dan properti panggung telah selesai dibuat, kamu perlu membiasakan diri dengan kedua elemen tersebut menjelang pelaksanaan pertunjukan. Sumber Dok. Kemdikbud Beberapa siswa SMP 6 Depok sedang latihan menyesuaikan gerakan dengan irama lagu masyarakat Papua dengan kostum dan properti yang sesuai dengan daerahnya Ilustrasikan bentuk kostum dan properti yang akan digunakan oleh pemain musik dan penari sesuai dengan tema pertunjukan dalam kolom di bawah ini Di unduh dari 303 Seni Budaya Apakah kamu berharap agar pertunjukan musik yang kamu rencanakan akan dilihat orang? Apa yang perlu kita lakukan untuk menginformasikan pertunjukan musik tersebut? Ya Penyebaran informasi tentang pertunjukan kepada masyarakat. Agar pertunjukan musik yang akan kamu rencanakan diketahui oleh orang-orang lain atau masyarakat maka tindakan selanjutnya adalah mempersiapkan pemberitaan atau publisitas pertunjukan musik dapat kamu lakukan? Jenis Publisikasi Alasan Ilustrasikan latar dan properti panggung pertunjukan musik sesuai dengan tema pertunjukan yang dipilih Coba kalian sebutkan tiga cara untuk menginformasikan pertunjukan musik yang akan kalian lakukan ke masyarakat. Uraikan secara singkat mengapa cara-cara itu yang kalian pilih dalam kolom di bawah ini Di unduh dari 304 Kelas X SMA MA SMK MAK Selain itu, kamu sebaiknya juga mempersiapkan rancangan buku program pertunjukan atau buku acara. Bagaimana bentuk buku program pertunjukan? Apa kegunaan buku program pertunjukan tersebut? apa saja yang perlu dicantumkan dalam buku program pertunjukan tersebut?. Perhatikan contoh buku program pertunjukan Drama Musikal Nahawayang di bawah ini Ilustrasikan poster pertunjukan musik yang sesuai dengan tema pertunjukan yang kalian pilih Sumber Dok. Kemdikbud Buku program pertunjukan Drama Musikal Nahawayang Di unduh dari 305 Seni Budaya Mendekati hari pelaksanaan pertunjukan, perbanyaklah buku program tersebut sesuai dengan perkiraan kamu terhadap jumlah penonton yang akan hadir. Apabila sekolah mengizinkan, kamu dapat merencanakan pembuatan tiket pertunjukan. Harga tiket sebaiknya terjangkau oleh para siswa karena tujuan dari penjualan tiket dalam pertunjukan musik bagi siswa di sekolah bukan untuk kepentingan bisnis. Tiket dapat diperbanyak bersamaan dengan memperbanyak buku program. Uraikan penjelasan kalian tentang harga tiket pertunjukan musik siswa di sekolah yang harus sesuai dengan kemampuan siswa untuk membeli tiket tersebut Coba kalian lihat beberapa buku program pertunjukan, kemudian ilustrasikan buku program pertunjukan musik yang akan kalian lakukan dalam kolom berikut Ilustrasikan buku program pertunjukan musik yang akan kalian lakukan Mengapa harga penjualan tiket pertunjukan musik siswa di sekolah harus sesuai dengan kemampuan siswa untuk membeli tiket tersebut? apa tujuannya? Uraikan penjelasan kalian dalam kolom berikut Di unduh dari 306 Kelas X SMA MA SMK MAK Hal penting lainnya yang perlu dipersiapkan adalah pembentukan tim panitia pertunjukan. Berdasarkan beberapa gambar pertunjukan musik yang telah dicantumkan dalam bab ini, apakah yang dimaksud dengan panitia pertunjukan? apa peran mereka dalam pertunjukan musik? dan, mengapa suatu pertunjukan musik memerlukan tim panitia? Golongan Paniia Peran Alasan Untuk memperlancar proses pertunjukan, kamu juga perlu mempertimbangkan tersedianya ruang untuk para pemain melakukan pemanasan atau berkumpul dan ruang untuk mengganti kostum. Prosedur terakhir yang harus dilakukan adalah memeriksa seluruh peralatan yang akan digunakan, seperti peralatan termasuk instrumen, sound system, properti, tirai panggung, menyetem instrumen, dan memeriksa keamanan lantai panggung. Selain itu, menjelang dimulainya pertunjukan musik, kamu harus melakukan sedikit pemanasan agar tubuh kamu menjadi lebih rileks, baik dalam permainan musik maupun menari. Coba kalian lihat beberapa gambar pertunjukan musik yang dicantumkan dalam bab ini. Berdasarkan gambar-gambar itu, buatlah penggolongan panitia, peran masing-masing golongan dalam pertunjukan musik, dan jelaskan manfaat keberadaan mereka dalam pertunjukan musik. Tuliskan penggolongan panitia itu dalam kolom berikut Di unduh dari 307 Seni Budaya D. Pertunjukan Musik

prosedur berkarya seni musik setelah penentuan tema adalah